Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 23, 2012

Berkaca di Cermin Retak

Beberapa pekan terakhir wacana tentang pendidikan moral mengemuka di ruang publik. Untuk itu kita semua perlu berucap terima kasih pada penyanyi asal Amerika Lady Gaga. Secara pribadi saya bukan penggemar Lady Gaga. Bahkan perkenalan saya pada penyanyi eksentrik itu justru terjadi ketika hampir semua televisi memberitakan tentang kemungkinan konser yang akan digelar 3 Juni mendatang tersebut gagal terselenggara. Berbagai persoalan bangsa dari persoalan korupsi , tawuran pelajar, geng motor, sampai pembuatan dan peredaran video porno, semuanya bermuara pada masalah pendidikan moral. Sayangnya, kita lebih suka mempersalahkan orang lain sebagai penyebab kebobrokan moral bangsa daripada melihat pada diri sendiri. Konser Lady Gaga atau pun lady-lady lainnya yang kelak akan tampil di publik Indonesia hanyalah sebuah pertunjukan eksklusif yang bisa dinikmati oleh sedikit orang yang menjadi “pemujanya”. Sementara di sisi yang lain, kita tidak melihat bagaimana pembobrokan moral dilakukan hamp...