”Ini Outbond Dik, Gratis Lagi”
JAKARTA—Judul tulisan ini berasal dari pernyataan seorang ayah yang tanpa sengaja mampir di telingaku, Sabtu (28/3). Ketika itu sang ayah berusaha menghibur anak perempuannya—mungkin karena anak bungsu jadi dipanggil Dik—yang menggerutu karena becek dan licinnya jalanan akibat hujan deras yang sebelumnya mengguyur beberapa kawasan, termasuk kawasan yang baru saja dilanda bencana, Situ Gintung. Tak selang jauh dari pernyataan ayah pada anak perempuannya itu, seorang laki-laki yang persis berjalan di depanku terjerembab karena tidak bisa menguasai keseimbangan ketika kakinya menginjak jalanan yang memang sangat licin. Tak ada yang menolong, semua sibuk sendiri. Ia sendiri tengkurap berkubang lumpur. Anak kecil yang menurut perkiraanku belum genap berusia satu tahun digendong ayahnya untuk memenuhi hasrat orang tuanya menyaksikan danau yang airnya, Jumat dini hari, meluluhlantakkan perkampungan di bawahnya. Ada juga seorang perempuan dengan sepatu berhak 5 cm berpegangan erat pada lelaki ...